Wednesday, September 24, 2014

Memori 24 September 2014.

harinya lewat begitu saja.
percuma mengharapkan ekpektasi.
kalau hanya akan mengecewakan diri sendiri.
tapi aku tetap bersyukur kok.
meskipun terkadang sesuatu tidak berjalan sesuai harapan,
aku yakin Tuhan punya rencana lain.

kesedihan dan kekecewaan akan digantiNya dengan kebahagiaan dan kepuasan rasa syukur.
aku percaya bahwa smua ada waktunya,
aku percaya bahwa smua ada gantinya.


dan dengan satu doa aku belajar untuk dewasa..

"Terimakasih Tuhan, umur yang ke-22 ini sungguh anugerahMu yang istimewa.
semoga aku menjalaninya sebagai manusia yang penuh syukur dan takut akan Engkau, serta berguna bagi banyak orang."

***

harinya lewat begitu saja.
tapi aku ingat..
tetap ada mawar pink. doa ucapan dan senyum memikat dari pujaan hati.
ucapan tulus dan doa-doa pertama kali dari keluarga yang paling aku sayangi; mama, papa, mba dita, mas putut, mas dodid, ayu, dan eyang.
kue capuccino cheese. lilin pink kecil yang menyala. dari seorang sahabat 9 tahun lebih.
beberapa doa dan ucapan yang menghibur dari para tante dan sepupu yang paling menyenangkan.
salam-salam jauh berupa ucapan selamat dari kawan-kawan lama.
jabat tangan hangat dan kata-kata singkat dari teman-teman seperjuangan satu jurusan Teknik Industri.

dan tentunya..
senyum bahagia dan hati yang semoga ikhlas dari diriku sendiri karena kebaikan Tuhan yang teramat besar.

bolehkah aku mengingat hari ulang tahunku tetap seperti itu?
seperti bahagia yang boleh aku rasa, seperti syukur yang boleh aku terima.

meskipun ada hal yang membuatku termangu, tapi aku ingat harus tetap bahagia.

ya, karena ada hal-hal kecil yang tetap membahagiakan dari orang-orang tersayang, ya kan?
dan aku akan selalu mengingatnya seperti itu :)



                                                                                            Unfailing Regards,
 

No comments:

Post a Comment